√ Ternyata, Windows 10 Menggunakan Prosesor Sebesar Ini ! - Khairul Fikri - Personal Blogger Indonesia

Ternyata, Windows 10 Menggunakan Prosesor Sebesar Ini !

Beberapa hari lalu penulis menginstall laptop Acer Aspire One 725 dengan sistem operasi Windows 10 Pro melalui flashdrive berkapasitas 8GB. Saat instalasi cukup memakan waktu sekitar -/+ 1 jam meski laptop tersebut sudah menggunakan SSD ADATA SU650 berkapasitas 120GB. Mungkin, kecepatan instalasi dipengaruhi oleh prosesor laptop yang hanya berkecepatan 1.00 GHz. Meskipun begitu, Windows 10 tetap bisa berjalan dalam kondisi normal.

Berapa kecepatan sih yang digunakan oleh Windows 10?
Setelah menginstall Windows 10 tersebut, penulis melihat task manager untuk mengetahui kondisi prosesor, memori, dan disk yang digunakan oleh sistem. Seperti pada Gambar 1. terlihat jelas bahwa dalam kondisi normal, sistem Windows 10 menggunakan prosesor sebesar 41% daro 0.97 GHz. Sebenarnya, kecepatan yang tertulis di laptop ialah 1.00 GHz dan tidak tahu kenapa yang tertulis di task manager 0.97 GHz. Tetapi setelah dilihat lagi bahwa 1.00 GHz merupakan kecepatan maksimal dari prosesor.

Gambar 1. Tampilan Task Manager, sub menu Performance.
Memory RAM yang dihabiskan oleh sistem ialah sebesar 1.2 GB dari 3.7GB, perlu diketahui bahwa RAM laptop adalah 4GB. Jika dilihat dari syarat minimal menginstal Windows 10, maka pantas saja bahwa minimal untuk Windows 10 64-Bits itu sebesar 2GB karena sistem menghabiskan lebih dari 1GB. Sedangkan untuk Windows 10 32-Bits miliki syarat minimal 1Gb, sehingga dipastikan penggunaan sistem sebesar -/+ 500MB. Pada Gambar 2. terlihat pemakaian memory RAM sebesar 33% sedangkan Gambar 1 menampilkan 32%, hal ini mungkin karena beberapa aplikasi yang sedang dibuka menggunakan memory RAM dan sebagian lagi tidak di waktu pengampilan gambar (screenshot).

Gambar 2. Tampilan Task Manager, sub menu Processess.
Pemilihan atau penggunaan 64-Bits atau 32-Bits di tentukan oleh beberapa hal seperti bits yang didukung oleh prosesor/motherboard. Hal ini bisa dicek dari bits sistem operasi lama yang sahabat gunakan. Seperti Gambar 3. terlihat jelas jenis bits yang digunakan dan hal ini harus diperhatikan karena bisa jadi ketika laptop sahabat di produksi untuk 32-Bits namun dipaksa menggunakan 64-Bist maka akan menyebabkan kesalahan atau kerusakan.

Gambar 3. Informasi Umum Laptop.
Baik, sekian informasinya dan terimakasih atas kunjungannya. Mohon komentar untuk saran atau kritikan kepada artikel ini.

Get notifications from this blog